"Cinta" karena ingin menjadi nomor satu baginya. "Kecemburuan" karena tidak bisa bertemu dengannya. "Kebanggaan" karena tidak ingin kalah dari wanita lain. "Rasa superioritas" karena dia mengatakan dia mencintainya. "Rasa jijik" atas pengkhianatannya. "Rasa malu" karena kalah dari kesenangan pria lain. Bisakah dia benar-benar melepaskan diri dari "perasaan yang masih membekas" itu? Berbagai macam emosi saling terkait, dan dia jatuh ke dalam sindrom yang tak terhindarkan! "Tsubaki Rika..." yang begitu imut, erotis, dan singkat...